MY FAT DREAM
Cannot touch it,
As touching the sky.
Cannot feel it,
Like a fake love story.
Just dream it.
They spread wings,
Fly easily.
Stretch your arms,
It is not easy.
As a giant mountain,
Try to hug it.
Even it does not run,
How to hug it?
Dream,
An imagination,
Just imagine.
Dream,
Hard to follow,
Just bring a sorrow.
Whatever,
Wherever,
Dream is simply just a dream.
(Poem by Kohar Santoso--Secondary 3/ Anglo Chinese School-S'pore))
Sunday, June 1, 2008
Kenikmatan Hidup Dalam Proses Kehidupan
Seorang bhiksu muda diminta gurunya untuk membeli minyak goreng di pasar yang terletak di kaki bukit,sebelum berangkat seorang juru masak di Vihara mengingatkannya, "Kita harus berhemat,keadaan keuangan kita menipis. Berhati hatilah,jangan sampai tumpah." Setelah membeli minyak tersebut di pasar,bhiksu muda itupun pulang. Dia berjalan dengan sangat berhati hati supaya minyak tersebut tidak tumpah dari cawannya. Setibanya di pintu,karena konsentrasinya bhiksu tersebut tidak memperhatikan adanya lubang di depan jalan sehingga terjatuh. Walaupun cawannya tidak pecah tetapi sepertiga dari minyak tersebut sudah tumpah ke jalan. Berpikir akan diketahui oleh juru masak dan ia pasti kena marah,Bhiksu muda itupun menangis sehingga dihampiri oleh gurunya. Gurunya berkata, "Sekarang pergilah kembali membeli minyak,tapi kali ini perhatikanlah jalan dan berjalanlah dengan santai dalam perjalanan kembali kesini dan setelah itu melaporlah ke saya." Bhiksu muda itu menuruti perintah gurunya dan dia turun sekali lagi ke kaki bukit untuk membeli minyak goreng. Di sepanjang perjalanan pulang bhiksu muda itu melihat pemandangan indah di sekelilingnya dan ia begitu menikmatinya. Tanpa disadari,dia sudah sampai di Vihara dengan selamat tanpa setetespun minyak tertuang dari cawan.
Pesan yang dapat kita ambil tersebut adalah: Seseorang yang pandai mencari kenikmatan hidup dalam proses memperjuangkan hidup mereka sajalah yang akan dapat merasakan hidup ini PENUH WARNA, BERARTI dan LUAR BIASA. Walaupun penuh dengan ujian dan tantangan tetapi jika mereka MENYIKAPINYA dengan positif maka merekalah yang benar benar menikmati PROSES hidup itu.
Pesan yang dapat kita ambil tersebut adalah: Seseorang yang pandai mencari kenikmatan hidup dalam proses memperjuangkan hidup mereka sajalah yang akan dapat merasakan hidup ini PENUH WARNA, BERARTI dan LUAR BIASA. Walaupun penuh dengan ujian dan tantangan tetapi jika mereka MENYIKAPINYA dengan positif maka merekalah yang benar benar menikmati PROSES hidup itu.
Challenges
Whatever & whoever ur challenges are, never afraid nor give up. We are absolutely BIGGER than those challenges. As long as we ADMIT our mistakes, as long as we want to LEARN, as long as we want to PAY, as long as we do ONLY our BEST, and as long as we still HEALTHY & HAVE DAYS, therefore we still have CHANCES to be a WINNER. What i've seen people around me, mostly they donot realize the power within them. Though they are overseas graduated, they are surrender and give up towards --what i call-- CHALLENGES.
(Apapun & siapapun tantanganmu, jangan pernah takut atau menyerah. Kita pasti lebih besar dari pada tantangan2 tsb. Selama kita mengakui kesalahan2 kita, selama kita mau belajar, selama kita mau membayar, selama kita melakukan hanya yang terbaik, selama kita masih sehat & mempunyai hari, maka kita masih mempunyai kesempatan2 utk menjadi pemenang. Saya melihat orang2 disekeliling saya, kebanyakan mereka tidak menyadari kekuatan didalam diri mereka sendiri. Meskipun mereka lulusan luar negeri, mereka menyerah dan meninggalkan --apa yg saya sebut sebagai-- TANTANGAN)
(Apapun & siapapun tantanganmu, jangan pernah takut atau menyerah. Kita pasti lebih besar dari pada tantangan2 tsb. Selama kita mengakui kesalahan2 kita, selama kita mau belajar, selama kita mau membayar, selama kita melakukan hanya yang terbaik, selama kita masih sehat & mempunyai hari, maka kita masih mempunyai kesempatan2 utk menjadi pemenang. Saya melihat orang2 disekeliling saya, kebanyakan mereka tidak menyadari kekuatan didalam diri mereka sendiri. Meskipun mereka lulusan luar negeri, mereka menyerah dan meninggalkan --apa yg saya sebut sebagai-- TANTANGAN)
Announcement & Special Thanks
Coz of some friends have requested some written in bahasa Indonesia, i'll do my best to write in bahasa, and if some written in English --which is more easier & faster for me-- i'll do my best to translate it as well.. My deeply thanks to my beloved sincere friends who always support & give attention to me.
(Karena ada beberapa teman yg request penulisan dalam bahasa Indonesia, saya akan lakukan yg terbaik utk menulis dlm bahasa Indonesia, dan jika ada bbrp penulisan dalam bhs Inggris --dimana lebih mudah & cepat bagi saya-- saya akan lakukan yg terbaik utk menterjemahkannya. Terima kasih sedalam2nya kpd teman2 yg saya cintai yg selalu mendukung & memberi perhatian kpd saya)
(Karena ada beberapa teman yg request penulisan dalam bahasa Indonesia, saya akan lakukan yg terbaik utk menulis dlm bahasa Indonesia, dan jika ada bbrp penulisan dalam bhs Inggris --dimana lebih mudah & cepat bagi saya-- saya akan lakukan yg terbaik utk menterjemahkannya. Terima kasih sedalam2nya kpd teman2 yg saya cintai yg selalu mendukung & memberi perhatian kpd saya)
Sunday, May 25, 2008
Understanding Love
Understanding love is one of the hardest things in the world.
Deep within us --no matter who we are-- there lives a feeling of wanting to be lovable, of wanting to be the kind of person that others like to be with. And the greatest thing we can do is to let people know that they are loved & capable of loving.
Love isn't a state of perfect caring. It is an active noun like struggle. To love someone is to strive to accept that person exactly the way he or she is, right here and now.
Deep within us --no matter who we are-- there lives a feeling of wanting to be lovable, of wanting to be the kind of person that others like to be with. And the greatest thing we can do is to let people know that they are loved & capable of loving.
Love isn't a state of perfect caring. It is an active noun like struggle. To love someone is to strive to accept that person exactly the way he or she is, right here and now.
Not The Prizes
It's NOT the honors and the prizes and the fancy outsides of life that ultimately nourish our souls. It's the knowing that we can be TRUSTED, that we NEVER HAVE TO FEAR the TRUTH, that the bedrock of our very being is FIRM.
Subscribe to:
Posts (Atom)